Bagaimanakah proses belajar mengajar di sekolah itu?

Prose belajar mengajar di sini mari kita mulai dari proses belajar mengajar di bidang hapalan Quran...

Dalam bidang hapalan Quran, siswa diharuskan menyetorkan minimal sehalaman setiap tiga hari sekali. Guru haruslah orang yang telah menguasai Quran sehingga mampu mengarahkan siswanya untuk dapat menghapalkan Qurannya dengan lebih baik.

Apakah terbatas hanya pada penyetoran hapalan Qurannya saja?

Tentu saja tidak. Setelah selesai menyetorkan hapalan, guru memberikan semangat dan motivasi kepada siswa-siswanya untuk dapat lebih mengakrabkan lagi dengan Quran.

Lalu, menginjak pada proses belajar mengajar klasikal.

Proses belajar mengajar klasikal di sini berbeda dengan sekolah-sekolah lain.

Di sekolah ini, guru dituntut untuk dapat menyelesaikan kurikulumnya dengan waktu yang singkat, yaitu hanya sekali pertemuan tiap minggu.

Maka, sudah seharusnya guru membuat formula pelajaran yang membuat guru dan siswa menyelesaikan beban pelajaran dengan lebih cepat.

Metode yang digunakan tidak hanya dengan metode ceramah.

Sedangkan untuk proses belajar mengajar ekskul, guru hanya menjadi sebagai mediator untuk menjembatani antara kelebihan siswanya dengan keinginan eksplorasinya terhadap kelebihannya.

 

← Kembali