Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kawan-kawan, perkenalkan, kami adalah mahasiswa Psikologi Universitas Mulawarman yang akan mengungkap seperti apa konsep sekolah impian menurut kami. Di sepanjang website ini, kamu akan menemukan berbagai keunikan tentang sekolah impian yang luar biasa dan jarang ditemukan pada sekolah-sekolah konvensional. Sebelumnya, kita perkenalan dulu ya. Saya Muhammad Zaini, dan dua teman saya adalah Muhammad Akbar dan Nur Rahman

Konsep Dasar Sekolah Impian Menurut Kami

Sekolah impian adalah sekolah yang mengembangkan kelebihan yang dimiliki setiap siswa, bukan menyalahkan kekurangan yang mereka miliki. Karena, masa depan mereka hanya bisa dibangun dari pengembangan kelebihan yang mereka miliki

Download Website Ini di Play Store

Kamu bisa mendownload website ini di Play Store untuk dapat membacanya lagi nanti. Klik di sini untuk mendownload aplikasinya

Quote

Beri aku tuas yang panjang dan tumpuan untuk meletakkannya, maka akan kupindahkan dunia ini

— Archimedes

Anda tidak dapat sembunyi dari kelemahan; suatu saat Anda harus melawannya; jika tidak Anda akan celaka. Lalu mengapa tidak sekarang? Di mana Anda sekarang?

— Robert Louis Stevenson

Adalah penting bagi siswa untuk menjadi gembel, bertelanjang kaki, dan tidak menghargai pelajarannya; mereka datang bukan untuk menyembah hal-hal yang sudah mereka ketahui, melainkan untuk mempertanyakannya

— J Bronowski, The Ascent of Man

Pendidikan saat ini sering kali tidak efektif. Bahkan terlalu sering kita memetik bunga dan memberikannya pada anak-anak muda ketika seharusnya kita mengajari mereka bagaimana menanamnya

— John W Gardner

Standardisasi sistem pendidikan kita cenderung mematikan individualisme dan menggagalkan tujuan akhir pendidikan dengan menurunkan kualitas produk bukan menaikkannya

— Harvey Cushing

Jika kita mengetahui sesuatu, kita tidak bisa menjelaskan tetapi merasakannya. Sudah sekian lama kita merasakan bahwa ada yang salah dengan dunia ini. Kita tidak pernah tahu apakah itu, tetapi itu ada, bagaikan pecahan dalam pikiran kita, membuat kita gila

— The Matrix

 

Selanjutnya →