Facebook BW WA Github Cari



Artikel Cerpen List Musik Pemrograman Puisi


Jadi Guru Itu Ternyata Nggak Mudah

12 February 2018

Buat kalian yang sampai saat ini suka membuat marah guru kalian, mending minta maaf deh. Mengapa?

Mengajar itu nggak mudah.

Bayangkan aja, sebagai guru, sudah ada jadwal yang itu harus diisi dengan memberi pengetahuan kepada siswanya. Kalau guru sedang nggak siap? Kalau siswa sedang nggak siap? Misalnya saja jam 10 mengajar, namun, kondisinya saat itu, siswa sedang kelelahan. Nah, apa yang harus dilakukan oleh guru? Kalau menunggu siswa siap, mungkin bisa makan satu jam pelajaran, dan itu otomatis akan menghabiskan waktu mengajar dengan kesia-siaan. Kalau diisi pelajaran, ntar kasihan siswanya yang nggak siap.

Ah, dilema.

Tapi, masalahnya nggak hanya di siswa, yang utama adalah di guru.

Apakah kita sebagai guru sudah pantas sebagai guru?

Apakah kita lebih suka membaca buku daripada menonton TV? Apakah kita lebih suka berpikir daripada asal berkomentar? Apakah kita melakukan sesuatu berdasarkan ilmu yang kita miliki ataukah lebih suka menantang ilmu-ilmu tersebut? Atau, jangan-jangan kita nggak punya ilmu? Lalu, hikmah apa yang akan kita turunkan kepada siswa kita? Apakah hanya ‘menceritakan’ isi dari buku teks?

Mengerjakan soal dari buku teks itu mudah, menurunkan hikmah itu yang susah.

Beberapa hari yang lalu saya menonton anime Maoyuu Maou Yuusha. Dari anime tersebut akhirnya saya kemudian berpikir bahwa ternyata ilmu itu kalau benar-benar kita miliki, lalu kita terapkan, maka akan muncul suatu kesejahteraan tanpa melalui peperangan. Anime tersebut kan mengambil latar zaman kegelapan Eropa di mana peperangan adalah sesuatu yang mutlak terjadi, begitu pula dengan tuan tanah dan perbudakan, penyakit cacar yang mengerikan sehingga orang yang menderita cacar tersebut harus dimusnahkan. Nah, untungnya ada Raja Iblis (dalam anime itu ya :D ) yang memiliki pengetahuan yang banyak sehingga bisa mengaplikasikan ilmunya kemudian membawa kesejahteraan bagi dunia manusia dan dunia iblis.

Berikut ini adalah beberapa pengetahuan di anime tersebut:

  1. Menerapkan sistem empat macam tumbuhan di satu ladang sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan empat musim serta memberikan daging yang lezat, karena ladang tersebut juga diolah menjadi makanan hewan ternak lalu kotoran hewan ternak tersebut menjadi pupuk
  2. Menggunakan vaksinasi untuk menghentikan penyebaran cacar
  3. Menggunakan sistem dua mata uang untuk mengendalikan pasar
  4. Menggunakan mesin cetak untuk membuat buku sehingga bisa disebarkan antarbenua
  5. Mengutamakan negosiasi untuk menghindari peperangan
  6. Menggerakkan mata-mata dalam negosiasi

Banyak lagi pengetahuan yang ada di anime tersebut. Terserah sih mau nonton apa nggak. Tapi yang jelas di harddisk saya ada. Kalau mau copy silahkan. Hehehe..

Jadi, ternyata ilmu itu sangat berharga dan tentunya kita harus menghargai juga dong orang yang membawa ilmu tersebut sebagaimana kita menghargai keagungan ilmu. Buatlah gurumu tersenyum :)

Sumber gambar: 2.bp.blogspot.com/-wHbShd8q6x8/TWEn1_gJ3nI/AAAAAAAAAJs/ED_aXL-_w8Y/s1600/wakaba_teaching.jpg

#artikel #guru #mengajar #edit

Tulisan Menarik Lainnya dalam Kategori Artikel

Baca Juga Ya


Copyright © 2018 Zen All Right Reserved - Created by Zen