Untuk Edelweis...

Edelweis…

Aku kagum pada dirimu yang begitu tegar..

Apakah kamu tidak kedinginan di atas gunung sana?

Bagaimanakah caramu kuat menghadapi terpaan dinginnya malam gunung beserta hujan deras, kabut dingin, angin deras, di puncak gunung sana?

Edelweis…

Aku tau dirimu selalu sendirian..

Di padang sabana yang luas, tak satu tanamanpun kan dekat padamu..

Tapi..

Mengapa kamu begitu kokoh?

Pernahkah kamu menangisi rasa kesepian selama ini?

Apakah dirimu juga merasa galau?

Saat angin kencang tiba, menjelang subuh..

Derai-derai hujan menghujam keras di sabana itu pagi harinya…

Aku yang hanya pendaki, tak bisa berbuat banyak padamu.

Hanya bisa melihatmu, tanpa bisa membantumu.

Dari tangan-tangan jahil orang yang berusaha mengusikmu.

Ya.

Mereka yang mengatakan diri mereka “pendaki”.



Media Sosial

Instagram LINE Surel Whatsapp