Cobalah Idealis Sedikit...

Mungkin kita bisa mencoba menjadi seperti anak kecil…

Anak kecil itu adalah sosok yang idealis. Dia selalu berusaha untuk mencapai apa yang dia inginkan, tak peduli walaupun lingkungannya menolak keinginan si anak kecil itu. Anak kecil ingin sepeda baru. Dia akan berusaha bagaimanapun caranya untuk bisa mendapatkannya. Dia menangis. Dia merengek-rengek, ngambek, ke orang tuanya. Tak peduli bagaimanapun caranya, tujuan yang dia tetapkan harus tercapai, nggak boleh ditolak. Merepotkan memang, bagi orang tuanya. Tapi, luar biasa banget semangat si anak kecil itu, walaupun orang tua sudah menolak keinginannya, walaupun mamanya mengingatkannya berkali-kali kalau sepedanya yang lama masih bagus dan bisa dipakai, tapi ya, yang namanya anak kecil, dia tetap tidak akan peduli.

Itulah idealis.

Idealis bertindak seperti anak kecil. Dia akan berusaha memenuhi dirinya, mencapai apa yang diinginkannya, tanpa terpengaruh intervensi dari lingkungan.

Idealis adalah suatu obyek yang memiliki perhatian besar di bidang keilmuan psikologi. Dengan idealis inilah kita bisa menilai seperti apa watak seorang manusia. Apakah dia adalah sosok yang benar-benar idealis, ataukah hanya neurosis.

Apa kaitannya neurosis dengan idealis?

Menurut mazhab humanistik di dalam psikologi, seorang yang memiliki gangguan mental adalah seseorang yang tidak sesuai antara ideal diri dan kenyataan diri. Artinya, antara ideal dirinya memiliki ketimpangan yang sangat jauh bila dibandingkan dengan kenyataan dirinya. Contohnya adalah seseorang memiliki pandangan ideal bahwa dia adalah presiden, namun kenyataannya, setiap hari dia hanya menganggur, tidak melakukan apapun, bahkan shalat pun tidak, kumpul-kumpul sama orang cerdas pun tidak, mungkin kegiatannya hanya menggoda cewek lewat. Nah, itu adalah contoh ketimpangan yang sangat jauh antara diri ideal dan diri kenyataan.

Lalu, apakah bisa dikatakan sebagai pribadi yang sehat apabila tidak memiliki idealisme? Tentu saja tidak.

Orang yang sehat kepribadiannya tentu saja memiliki idealisme, karena itu adalah nilai-nilai yang diberikan oleh lingkungannya, yang tentu saja harus dilakukan. Tapi, orang yang sehat kepribadiannya, tentu saja akan berusaha supaya kenyataan dirinya tidak timpang dengan diri idealnya. Dia akan melakukan langkah-langkah guna membumikan nilai-nilai ideal di dalam dirinya.



Organisasi

Himapsi ILMPI ODOP