Facebook BW WA Github Cari



Artikel Cerpen List Musik Pemrograman Puisi


Quote yang Menyadarkanmu dari Kemalasan

06 June 2017

Kemarin aku jalan-jalan di Medium dan akhirnya menemukan quote yang betul-betul membuat kita sadar:

If you commit to nothing, you’ll be distracted by everything.

Kalau kamu nggak berkomitmen untuk melakukan sesuatu, kamu akan terganggu oleh segala hal!

Quotenya jelas banget kan ya? Misalnya aja kita lagi bored, bingung mau ngapain, terus buka HP, buka Facebook, buka Instagram, buka LINE, buka Twitter, buka Opera Mini, buka blog 1, buka blog 2, buka blog 3, buka Japanese Station, buka Codepolitan, buka Tech in Asia, teruuuus gitu, buka-buka apa aja di HP. Akhirnya? Nggak ada hasil yang diperoleh.

Coba deh kita ubah ni. Kita melakukan sesuatu yang jelas. Misalnya membaca buku. Kan jelas tu? Satu buku. Tebalnya sekian. Baca buku dari awal sampai akhir, tanpa gangguan (karena nggak ada iklan, link, atau apapun itu). Hasilnya? Kita paham sama apa yang ada di buku dan nggak terganggu dengan hal lainnya.

Atau, kita commitkan untuk ngerjakan tugas. Atau nulis. Atau apapun itu yang ada tujuan akhir dan ada hasil yang bisa dipetik.

Satu Cara Lagi untuk Menyadarkan Diri dari Kemalasan

Nah, barusan kepikiran nih satu cara lagi untuk menyadarkan diri dari kemalasan. Apakah itu? Yaitu gerak cepat. Kan aku lagi ngerjakan tugas Metodologi Penelitian Kualitatif nih, terus aku kepikiran, “Kok perasaan lama banget ya ngerjainnya?” Habis tu aku kepikiran untuk gerak cepat, semakin cepat, cepat lagi. Kayak di game gitu. Nah, pergerakan yang cepat itu kan antonim dari kemalasan di mana kemalasan itu adalah kelambanan. Jadi, pergerakan cepatnya kayak gini: ketika aku ngetik verbatim, masuk di VLC, Play, habis itu langsung beralih ke Writer, ketik dengan cepat, habis itu beralih lagi ke VLC, langsung Play. Di sini dibutuhkan kelincahan tangan dan telinga tentunya.

Inti dari cara yang ini adalah jangan sia-siakan waktu walau sedetik. Lakukan sesuatu.

Kita Coba Cara Konfrontasi

Di saat rasa malas itu datang, coba deh kita konfrontasi dengan diri kita sendiri, dengan pikiran kita sendiri. Mengapa aku malas? Mengapa aku tidak melakukan apapun? Mengapa aku tidak mengerjakan tugas-tugasku? Mengapa aku nggak bergerak sama sekali? Bisa dibilang, cara ini disebut juga dengan salah satu bagian dari netralisir.

Apa itu netralisir?

Secara sekilas, netralisir itu adalah bagaimana cara kita menghadirkan sesuatu yang bertentangan dengan yang kita rasakan saat ini. Seperti di contoh ini, ketika kita malas, kita konfrontasikan, sehingga kita melakukan yang sebaliknya.

Ada sih istilah ilmiahnya di bidang psikologi. Cuma saya lupa sih. Ada di mata kuliah dasar-dasar intervensi nonklinis.

Dicoba aja deh ya dengan teknik konfrontasi. Apalagi tepat banget buat santri-santri yang lagi futur, males ngapa-ngapain. Insya Allah berhasil cara ini.

Sumber gambar: japanesestation.com/wp-content/uploads/2014/06/sword-art-online-Kirito.png

#artikel #quote #edit

Tulisan Menarik Lainnya dalam Kategori Artikel

Baca Juga Ya


Copyright © 2018 Zen All Right Reserved - Created by Zen